penangkal petir


Data Petir LPATS Lightning Position & Tracking System

Indonesia negara dengan tingkat Thunderstormdays (hari guruh) tertinggi didunia, seperti yang tercantum dalam Guiness Book of Record.  Tidak heran bahwa kerusakan, kerugian serta korban tewas  akibat petir di Indonesia juga tinggi dibandingkan dinegara lain.  Penelitian serta pencatatan data petir dengan menggunakan Sistim LPATS Lightning Position & Tracking System telah dilakukan di Indonesia sejak tahun 1995 oleh  Laboratorium Tegangan Tinggi Lab TTAT -ITB  Departemen Elektro Teknik yang sekarang berubah nama menjadi Sekolah TInggi Elektro Informatika STIE- ITB.



Sistem LPATS Indonesia, sementara ini menggunakan 8 receiver yang ditempatkan  di Bengkulu, Yokyakarta, Sukabumi, Banjarmasin, Jakarta, Denpasar, Pekalongan , Pulau Karimun Jawa, Jakarta. Central analyzer Sistem LPATS ditempatkan di Jakarta.

Hari guruh Thunderstormdays di beberapa negara : USA 60 , Eropa 60, Jepang 80, Korea 80, Australia 80  dan Indonesia > 200 hari guruh.

Sistim LPATS merupakan salah satu sistim deteksi petir canggih yang menggunakan methoda TOA Time Arrival dimana  lisensi dan patent sistem LPATS ini dimilki oleh Global Atmospheric Incorporation di Tucson Arizona USA. Melalui sistim LPATS setiap sambaran petir diseluruh Indonesia dapat di catat (record) dengan menggunakan jaringan Data Komunikasi Sattelite dan Receiver yang dipasang tersebar diseluruh Indonesia pada jarak minimum 600km antara satu receiver dan receiver lainnya.

Data yang didapatkan dari sistem LPATS ini sangat berguna bagi Indonesia dan  dengan sistem LPATS in  ITB memiliki hampir seluruh data petir untuk  kawasan Indonesia.

   

Tampilan  WIndows LPATS, yang mempresentasikan aktifitas petir diseluruh Indonesia dan Pulau Jawa, dimana jumlah petir, besaran dan karakteristik petir dapat ditampilkan secara akurat dengan metode TOA Time of Arrival.  Dari sistem LPATS kita bisa mendapatkan parameter petir seperti : K.Amps Kilo ampere, Kerapatan Sambaran per km2, Intensitas Petir , frequensi jumlah sambaran petir, waktu tiba dan parameter petir lainnya.



Aplikasi Sistem LPATS dapat digunakan untuk memonitor secara on-line di Jaringan SUTET Saluran Udara Tegangan Tinggi PLN  70, 150 dan 500 KV di Indonesia. Senbagai contoh : Data diatas menunjukan aktifitas petir pada 3 Desember 1998 waktu UTC 08.54 (atau pk 15.54 wib) sangat dekat dengan jaringan SUTET dengan intensitas petir sebesar 60.7 dan 93.5 KAmp (kilo Ampere).  Dengan data seperti ini, bila ada kerusakan dalam jaringan tersebut dapat diketahui tiang mana yang mengalami gangguan, sehingga perbaikan dapat segera dilakukan tanpa banyak kehilangan waktu.

Lingkaran diatas adalah menunjukan jarak kilometer dari pusat lokasi, contoh garis coklat = 5 km, ungu =10 km, kuning = 15 km,  biru=20km , hijau = 25km, dimana dengan mem-program jarak setiap lingkaran, kita dapat mendeteksi petir yang akan datang. Dengan lingkaran warna tersebut kita dapat pula men-setting sistem alarm kehadiran petir, pada lingkaran mana yang dipilih  agar sinyal alarm bahaya petir mulai berfungsi.




Jl.Mampang Prapatan XV No:18 

Jakarta-12790 Indonesia

Phone:+62-21-798.8443 dan 

+62-811.996.9810

Fax : +62-21-7988443

email: cws3@indosat.net.id  

contact@zeusprima.com 

zeusprima@yahoo.com

website:  www.zeus-prima.com




© 2018 • Powered by BasicPagesInstall BasicPagesweb hosting